Kamis, 26 Februari 2009

KARMA

Ketika tak ada lagi sebuah harapan
Ketka hati terasa sakit
Ketika air mata terus mengalir
Ketika Senyum pahit diperlihatkan
Ketika khayalan hanya sebuah mimpi
Ketika hati berbicara
Ketika bibir berdusta
Ketika angan hilang didepan mata
Ketika hidup hanya tersisa beberapa saat
Ketika tubuh rapuh
Ketika semua mimpi hancur
ketika tidak ada lagi tempat untuk bersandar
Ketika bumi tidak lagi bersahabat denganmu
Kau baru akan sadar begitu sayangnya aku kepadamu
Begitu cintanya kepadamu
Begitu menderitanya aku saat kehilanganmu
Begitu banyak air mata yang telah aku teteskan untukmu
Begitu setianya aku menunggumu
Begitu banyak yang telah ku korbankan untukmu
begitu seringnya kau menyianyiakanku
Saat kau merasakan itu semua
Aku sudah pergi
TAPI
Aku akan selalu disampingmu
Untuk mentertawakan kesakitanmu........
kesengsaraanmu.........penyesalanmu..........
Kemana saja kamu saat aku masih ada di kehidupanmu
Kemana saja saat aku masih setia menunggumu
kemana saja saat aku mengharapkanmu?
kemana saja saat aku membutuhkanmu?



Rabu, 25 Februari 2009

Hampa


Saat kehampaan datang rasa sedih muncul
Sedih yang berkepanjangan
Dimanapun ada rasa sedih
Disitulah rasa putus asa timbul
Seakan-akan tak ada lagi cinta
Yang menghampiriku...........yang menyapaku.............
yang mendampingiku...........yang ..............
Menyambutku...........
Dimana kegembiraan itu?
Dimana rasa cinta itu?
Dimana semangat terbesarku?
Akankah aku bisa menggapainya?
Atau itu semua.................
Hanya menjadi anganku?

Selasa, 24 Februari 2009

HELP ME

Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa...........................
Aku benci dia...............
Aku bencia dia.......................
Tuhan..... Kenapa harus aku yang menerima semua ini?
kenapa harus aku ?????
kenapa????
Aku Benci Dia Tuhan......
Aku benci.......
Dia terlalu sering membuatku mengeluarkan air mata
Dia terlalu banyak membuatku sakit.....................
Tuhan....Bantu aku.....
Aku tak sanggup kehilangan dia......
tapi aku tak mau terus-terusan mengeluarkan air mata..
Aku cape......
Terus menerus di sakiti

Senin, 23 Februari 2009

Sakit............

Di saat detik-detik mengharukan, terjadi sebuah dilemma yang begitu menyakitkan

Begitu malangnya hidup ini……

Aku tak mengerti apa yang dia pikirkan………..

Segalamya begitu membuatku bingung

Entah bagaimana caranya sampai aku bisa seperti sekarang…

Menjadi seorang yang begitu “BODOH”  

Sendiri…..Sendiri…dan Sendiri……

Itulah aku……

Apa yang dia mau?????? Apa yang dia pikirkan????

Kenapa dia begitu menyakitkanku????

Kenapa aku selalu tak bisa berkata “TIDAK” pada dia????

Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……………………..

Ingin ku berteriak…………………….

Agar semua resahku hilanh……………

LIGHT BODOH         “DELETE DIA”